Kamis, 01 Januari 2015

Cara Mudah Merawat Telapak Kaki Pecah & Kasar

Dear readers,
Sungguh tidak nyaman jika telapak kaki kita pecah dan kasar. Bayangkan bila suatu saat harus duduk lesehan misalnya pengajian, maka telapak kaki akan terlihat jelas. Aku lihat banyak ibu-ibu yang berusaha menutupi dengan memakai kaos kaki. Tapi nggak lucu kan begitu kaos dilepas, wow...tumit pecah-pecah dan mengelupas jelas nampak. Apalagi kalau ingin pakai sandal indah, masak pakai kaos kaki ? Nggak banget ah. Belum lagi kalau mau beli sandal, terus nyoba. Malu kan kaki pecah2 dilihat pelayan toko dan pembeli lain ? Itu baru soal estetika tampilan. Punya telapak kaki pecah dan kasar rasanya menyiksa lho...kadang terasa perih, gatal. Ih, pokoknya ribet deh.

Lalu bagaimana cara mengatasi telapak kaki pecah dan kasar ? Untuk yang anggaran keuangan longgar mungkin bisa rajin spa kaki, manicure, pedicure di salon. Tapi budgetnya tentu mahal ya, karena sifatnya harus rutin. 

illustrasi

Dulu aku pusing juga mikirin telapak kaki pecah dan kasar. Suami membelikan salep Gehwol buatan Jerman, pada waktu produk itu masih tegrolong baru di Indonesia. Habis satu tube, nggak ada perbaikan. Dan aduuuh....minyaknya itu lho. Musti dipakai sebelum tidur, lalu diberi kaos kaki. Karena kalau kita masih jalan-jalan di lantai, akan meninggalkan bercak-bercak minyak yang tebal. Kapok pakai Gehwol, aku cuekin agak telapak kakiku. Lalu mencoba produk footscrub nya Oriflame. Dipakai saat mandi. Nggak ampuh juga, hanya menipiskan kulit kasar.

Ini penyebabnya....

Aku mengingat-ingat kembali sejak kapan ya tumit dan telapak kakiku yang dulu mulus berubah kasar dan pecah-pecah ? Oooh...aku baru ingat. Ini terjadi setelah menikah. Kenapa ? Sebelum menikah, aku punya kebiasaan memakai sandal di rumah. Tau kan sandal gratisan dari hotel ? Nah itu...ke mana-mana di segala penjuru rumah aku memakainya. Setelah nikah dan punya rumah sendiri, aku mengikuti kebiasaan suami untuk tidak beralas kaki di rumah. Aku amat-amati, cairan obat pel pastilah meninggalkan sisa di permukaan lantai. Itu kan bahan kimia yg cukup keras. Mampu membunuh kuman dan serangga. Jadi persinggungan telapak kaki dan obat pel itulah yang membuat telapak kaki kita pecah dan kasar. Ok, penyebab sudah diketahui. Mulai saat itu aku kembali memakai sandal gratisan hotel di rumah. Anakku juga kupaksa memakai. Suami yang belum berhasil kupaksa

Ini obatnya....

Nah, penyebabnya sudah ketahuan. Bagaimana dengan pengobatannya ? Aku mencari salep sejenis Gehwol di toko dekat rumah. Tidak ada. Adanya merk Kanna. Duh, buatan lokal, Cikarang Bekasi...aku langsung pesimis melihatnya. Kenapa ? Ya untuk obat kok aku lebih percaya merk impor ya. Tapi apa boleh buat, dicoba saja dulu.

Pertama aku rendam dulu kakiku pakai air hangat dan sabun lembut. Kemudian kubilas bersih dan keringkan dengan handuk. Lalu aku olesi Kanna di bagian yang kasar. Salep ini teksturnya lebih ringan, tidak terlalu berminyak dan harum. Hampir sama seperti body lotion biasa. Kuulang setiap 2 hari. Dan ajaib....hanya dalam 2x pakai, telapak kakiku jadi mulus. Setelah mulus, aku hentikan pemakaian. Kuganti dengan body lotion biasa. Kalau inget, hahahaha...aku ini pemalas, aku olesi Viva Skin Food tipis-tipis sebelum tidur.  Kok Viva ? Nggak tau ya, aku suka saja dengan produk satu ini, tekstur ringan, harum dan efeknya nyata di kulit.

Nah, sampai sekarang, telapak kakiku tetap mulus lho. Nggak malu-maluin lagi deh kalau mau lesehan atau pakai sandal indah. Kuncinya tiga tadi
1. Sandal, pelindungku
2. Kanna, penyembuhku
3. Viva, vitaminku
Kanna 

Thanks Kanna...aku malu sudah meremehkan produk lokal. Ternyata kau hebat !


Sabtu, 04 Oktober 2014

4 Manfaat Besar Bermain Pasir di Pantai

Dear readers,
Sebagai mantan orang yang terjun di dunia pendidikan anak, aku sering merasa sedih melihat gaya orangtua jaman sekarang mengajak anak berlibur. Karena rata-rata tujuan pasti ke mal. Di mal jaman sekarang memang banyak sekali alternatif permainan, mulai dari aneka game di Game Fantas**, area main indoor, kereta api mini dll. Bahkan kalau di mal besar seperti Bandung Super Mal ada berbagai wahana permainan. Di Taman Anggrek Jakarta ada area ice skating. Pokoknya serba lengkap. 

Tapi tahukah readers, bahwa alam tetap area bermain yang terbaik untuk anak ? Dari dulu aku selalu menekankan kepada para orangtua siswa/i ku bahwa Alam adalah terapis, dokter dan guru terbaik bagi anak. Bermain pasir di alam bebas selama 2 jam, jauuuuh lebih bermanfaat ketimbang seharian di wahana-wahana permainan di mal. 

Apa sih yang bisa diberikan alam kepada anak kita ?


Pertama oksigen bersih. Tahukah readers, menghirup udara air laut atau pegunungan bagi anak-anak sangat baik, terutama yang berbakat asma. Di dalam mal, anda akan menghirup udara ya sebatas gedung itu saja, diproses ulang oleh AC. Tapi kuman2 tetap hidup. Beda dengan udara laut yang tak terbatas itu. 

Kedua, matahari. Tahukah readers bahwa tanpa sinar matahari, vitamin D tidak akan terbentuk oleh tubuh ? Makanya sering lucu melihat anak-anak kecil jaman sekarang yang belajar melulu di dalam kelas dari pagi sampai sore. Salah besar. Matahari pagi di bawah jam 10 sangat baik bagi tubuh. Aku selalu mengajarkan para guru2ku agar anak-anak belajar dan bermain di luar saat matahari masih sehat. Nah bermain di alam bebas saat matahari masih bagus, akan sangat berguna bagi tubuh

Ketiga, latihan fisik motorik. Alam memberi banyak latihan pada tubuh anak. Jari jemari yang menyentuh pasir, dilatih saraf-saraf sensorinya oleh alam. Tau nggak disekujur jari tangan itu penuh saraf. Anak bisa merasakan berbagai tekstur, mulai dari lembut, lembek, basah, dll. Berjalan di pasir pantai juga melatih kekuatan otot-otot kaki dan saraf sensori yang ada di telapak kaki. Kalau ke pantai jangan pakai sepatu ya, simpan sepatu di mobil, atau tas ransel. Rasakan bagaimana air menyentuh kaki dan pasir yang anda injak perlahan amblas terbawa air ombak. Rasakan juga bagaimana ombak bergulung-gulung menerjang, adu dengan kekuatan kaki anda dan anak-anak


Keempat, melatih mata. Alam melatih saraf-saraf penglihatan kita. Melihat pemandangan alam merupakan terapi yang sangat baik bagi mata. 

Nah kalau begitu banyak keuntungan yg diperoleh, kenapa tidak dicoba ? Pelajari pantai-pantai mana di sekitar anda. Kalau tidak ada pantai, pergilah ke gunung. Tidak ada gunung ? Pergilah ke sawah. Mari kembali ke alam. Rasakan manfaatnya. 
My precious was playing sands on Parangtritis beach Yogya

What do you want to build, son ? 

Whoooa.....take a deep breath son, the air was soooo fresh

Feel the wind blows

Resep Praktis Murah : Balado Ikan Pindang

Balado Ikan Pindang
Dear readers,
lagi-lagi aku pengin nulis tentang resep yg serba praktis dan murah. Mungkin karena aku lihat rata-rata resep yang ditulis menghabiskan dana tidak sedikit. Sementara sebagian besar rakyat sebenarnya masih ada di tataran ekonomi menengah ke bawah. Ini membuat para ibu/readers merasa malas memasak dan lebih memilih beli. Jangan kuatir, masih banyak sekali alternatif resep murah meriah. Seperti yang satu ini ikan pindang

Ikan Pindang itu apa sih ? 


Sudah pernah lihat ikan pindang belum ? Kalau tukang sayur lewat atau ke pasar, coba tanya, mana ikan pindang. Maka kalian akan ditunjukkan ikan-ikan yg dikemas dalam keranjang bambu kecil-kecil. Setiap keranjang isinya 2 atau 3 atau bahkan 6 buah, tergantung ukuran ikan. Detailnya baca di Ikan Pindang

Ikan pindang adalah ikan yang diawetkan dengan cara dikukus dan digarami. Sebenarnya mirip dengan ikan sarden kalengan, tapi tanpa kuah dan bukan dibungkus kaleng. Kalau disuruh memilih, ikan sarden kaleng atau ikan pindang, aku pilih yg terakhir. Kenapa? Karena ikan pindang selalu produk fresh. Ikan pindang tidak bertahan lama kecuali di simpan di kulkas. Ikan pindang di pasaran paling hanya bisa bertahan 3-4 hari. 

Alternatif protein hewani yang murah


Ikan pindang di tukang sayur hampir selalu baru, karena perputaran produknya sangat cepat. Daya serap masyarakat pada ikan pindang sangat tinggi, karena harganya relatif murah. Seberapa murah sih ? Di tempatku, harga ikan pindang hanya Rp.5000,-/wadah. Isinya 2 buah ikan berukuran agak besar, selebar 2 jari tangan. Kalau ikannya kecil, maka harganya hanya Rp.3000,-/wadah berisi 6 buah ikan seukuran selebar jari. Jadi harganya perekor berkisar Rp.500,- s/d Rp.2500,-. Murah sekali kan ? Nah mau pilih yg mana, tergantung selera. 

Cara memilih


Enaknya lagi, daging ikan ini padat tapi matang. Durinya sedikit dan agak lunak. Pilih yang bentuknya utuh, bagus, kalau ditekan dagingnya padat. Kalau dicium baunya tidak menyengat. 

BALADO IKAN PINDANG


Nah sekarang langsung mulai ke resep ya.

Bahan :
  1. Ikan Pindang 10 biji ukuran kecil atau 4 ekor ukuran besar
  2. Bawang Merah 5 butir
  3. Tomat ukuran sedang 1 buah
  4. Cabai merah 15 buah
  5. Garam 1 sdt atau secukupnya
  6. Gula 1 sdt atau secukupnya
  7. Daun salam
  8. Minyak

Cara :
  1. Goreng kering ikan-ikan pindang, sisihkan
  2. Ulek halus atau blender bumbu-bumbu kecuali daun salam
  3. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan dengan minyak baru. Jangan pakai minyak sisa goreng ikan ya
  4. Setelah bumbu harum, masukkan daun salam. Aduk-aduk sebentar
  5. Kecilkan api, lalu masukkan ikan-ikan goreng, aduk sebentar sekali dan matikan kompor
  6. Siap disajikan
  7. Makan selagi hangat dengan nasi...iyalah masak roti ? 

Resep bisa untuk 4 orang ( tergantung juga sih, kalau maemnya banyak satu orang juga habis tuh hehe)

Berapa biaya pembuatan masakan ini ? Total tidak lebih dari Rp.11.000,- saja ( ikan Rp.10.000,- + bumbu Rp.1000,-) . Kalau bisa untuk berempat, maka biaya perorang kan hanya Rp.2750,- saja. Murah banget kan ? Hanya senilai uang parkir lho. 

Tapi kusarankan, jangan untuk sarapan pagi. Karena pedas. Mending untuk makanan siang. Apa hanya bisa dibuat balado ? Tentu tidak, kapan-kapan aku posting lagi ikan pindang masak dengan resep lain. 

Bekal Sekolah Praktis Bergizi

Dear readers, 
Aku punya kebiasaan menyiapkan sendiri bekal sekolah untuk anak. Bagiku snack kemasan yang banyak dijual di supermarket itu miskin gizi, kaya pengawet. Tidak tega rasanya membiarkan anak kesayangan mengkonsumsi makanan begituan. 

Dulu ketika aku masih menjalankan sekolah PG & TK ( omong-omong, aku dulu mengelola sekolah kecil milikku sendiri), aku selalu melarang siswa/i ku mengkonsumsi snack sejenis itu. Aku minta orangtua mereka untuk membeli jajan pasar dan menyusulkan ke sekolah jika tidak sempat menyiapkan dari rumah. Lebih baik anak-anakku makan arem-arem, lemper, tiwul, lepet jagung dan lain-lain daripada makan sebungkus kripik Ta*o. Saking ketatnya, dulu siswaku ada yg sampai takut mengeluarkan bekal lho karena dia hanya bawa Ta*o. "Mama lupa bu" atau "Mama nggak sempat bu". Biasanya aku akan memberi mereka "snack sehat"ku secara cuma-cuma. Atau kalau kebetulan kehabisan, aku menawarkan kepada teman-temannya, siapa yang mau berbagi. Eh jangan salah....anak-anak kecil ini hatinya baik lho, dengan sukarela mereka akan membagi bekalnya. Ada sih anak-anak pelit. Tidak apa-apa, dengan melihat contoh dari temannya, lambat laun mereka akan berubah. Untuk yang tidak pelit aku memberikan reward kejutan. Bisa berupa bintang, permen atau sekedar mainan-mainan kecil yang sengaja kusediakan untuk mereka. Tentu sepulang sekolah, aku tanpa sungkan akan mengingatkan ortu mereka, agar jangan lupa menyiapkan bekal yang lebih baik. 

Selain snack kemasan yg miskin gizi, aku juga tidak terlalu suka jika anak-anakku membawa roti bakery sebagai bekal. Kenapa ? Rata-rata roti produk sekarang memang bentuknya bagus, menggiurkan, tapi raginya terlalu banyak. Nggak percaya ? Coba ambil satu produk roti bakery terkenal Swis* misalnya. Nah sekarang tekan kuat dengan tangan. Hasilnya roti akan langsung penyet, tinggal seukuran sejumput tangan.  Gizi apa yg bisa diharapkan dari sejumput tepung gandum seperti itu coba ? 

Belum lagi efek ragi pada pencernaan bagi anak-anak yang intoleransi ragi bisa gawat. Untuk yang ini aku akan ulas lain kali. Itulah sebabnya kenapa anak-anak sekarang banyak mengalami gangguan pencernaan, gangguan perilaku, jauh beda dengan masaku dulu. Generasiku tidak mengenal roti bakery. Satu-satunya roti yang kukenal adalah roti tawar buatan bakery kuno, yg memakai ragi kuno. Rotinya agak keras dan bentuknya mungkin tidak bagus, tapi lebih padat dan mengenyangkan. 

Balik ke bekal sekolah. Menyiapkan bekal sekolah anak adalah hal yg sulit-sulit gampang. Kenapa? 
  1. Waktu persiapan harus singkat
  2. Harus tahan hingga beberapa jam setelah dimasak
  3. Menggugah selera anak
  4. Bergizi dan mengenyangkan
Nah, kira-kira bekal sekolah seperti apa ya yang mengenyangkan, padat gizi. Aku beri contoh satu ya, Mie Bakso.

Bahan :
Mie kering 1/2 bungkus
Daun Bawang 1 batang
Bawang putih 1/2 siung
Bawang merah 1 siung
Bakso 10 butir
Garam 1/2 sdt dan merica secukupnya

Cara memasak :
  1. Cuci bersih daun bawang, bawang putih dan bawang merah. Iris2 tipis
  2. Rebus mie kering dan butiran bakso sampai mie lunak, 
  3. Tiriskan mie dan bakso hingga agak  dingin
  4. Panaskan 1 sendok makan minyak goreng . Masukkan bawang putih, aduk-aduk smp harum. Masukkan bawang merah aduk2 smp matang. Masukkan daun bawang, garam dan merica. Masukkan mie dan bakso, aduk-aduk sampai tercampur rata
  5. Dinginkan lalu masukkan ke tempat bekal

Mie Goreng Bakso
Nah mudah kan ? Tapi meskipun praktis, setiap hari harus diganti ya menunya. Biar anak tidak bosen. Kalau jam istirahat 2x, buat juga 2 menu yang beda. Buah juga bagus untuk bekal. Misalnya ini, Mie Telur Dadar Iris dan Kelengkeng Kupas. Minumnya air putih dan jus buah. Bagus lagi kalau jus membuat sendiri, seperti jus wortel, apel dll. Tapi kalau tidak sempat, jus buah kemasan bolehlah. 

Mie Telur dan Kelengkeng kupas
Kalau repot, boleh juga beli jajan pasar, misalnya getuk warna warni. Kebetulan di dekat rumah jam 6 pagi sudah ada nih yang jual getuk. Bahan dasar singkong, mengenyangkan dan bergizi



Nah itu tadi tips menyiapkan bekal sekolah yang praktis bergizi dan tidak mahal. Yuk readers terutama ibu-ibu, jangan berikan bekal sekolah sembarangan ke anak-anak kita. Ingat, kitalah penentu kualitas kesehatan generasi penerus. 

Senin, 22 September 2014

Sarapan Murah Bergizi (1) : Brokoli, Tempe dan Telur

Dear readers khususnya para ibu,
Jaman semua serba mahal, kalian harus pinter putar otak, karena kedudukan Menteri Keuangan Rumah Tangga ada di tangan kita. Menu makan keluarga misalnya, harus tetap bergizi tapi tidak memberatkan anggaran. Jangan khawatir, banyak alternatif kok. Misalnya menu sarapan yang kubuat pagi ini :

  1. Tumis Brokoli
  2. Tempe Goreng
  3. Telur Dadar
  4. Teh Madu
Bikinnya gampang, cepat, tidak pakai ribet dan jelas bergizi. Kenapa menu sarapan yg kuulas ? Karena bagiku, sarapan adalah makanan PALING PENTING. Makan siang boleh asal kenyang, makan malam boleh ala kadarnya, tapi makan pagi harus berkualitas. Karena makan pagi itu modal utama manusia untuk memulai aktivitas hari itu. Jadilah aku kalau pagi paling sibuk menyiapkan sarapan dan bekal sekolah. Ya, anakku selalu membawa bekal sekolah. Lebih bersih dan kualitas terkontrol. Si anak juga tidak usah repot antre desak-desakan di kantin sekolah kan ? 

Lanjut ke cara masak Tumis Brokoli ya...
Bahan : 
  • Brokoli  : 2 kuntum, potong2, rendam sebentar dg air garam, tiriskan
  • Wortel   : 2 batang, kupas, cuci bersih, potong2
  • Bawang Bombay : 1 buah, kupas, potong2
  • Bawang Putih      : 1 siung, cacah agak kasar
  • Margarin untuk menumis
  • Garam dan Merica bubuk secukupnya

Cara: 
  1. Panaskan margarin di wajan
  2. Tumis bawang putih sampai harum
  3. Beri garam dan lada
  4. Masukkan wortel, aduk2, tutup wajan sebentar agar wortel cepat lunak
  5. Masukkan brokoli dan bawang bombay, aduk2, tutup wajan sebentar
  6. Angkat dan sajikan


Brokoli

Wortel

Wortel, mentega, bawang putih dan bawang bombay
Panaskan Margarine

Tumis Bawang Putih sampai harum

Tumis Wortel, lalu brokoli dan bawang bombay
Tadaaaaa.....hasilnya sudah siap dimakan


Brokoli ini banyak lho manfaatnya, baca di Manfaat Brokoli  belum lagi manfaat wortel, bawang putihnya. Nah untuk lauknya cukup Tempe Goreng ( protein nabati ) dan Telur Dadar (protein hewani). Tempe dan telurnya nggak usah dirinci ya cara masaknya, kan gampang sekali tuh. Yg jelas menu ini sudah memenuhi angka kecukupan gizi. Lengkapi dengan teh madu kalau mau. Aku selalu pakai madu untuk teh pagi, bukan gula pasir, karena kandungan gizinya lebih bagus madu, ada anti oksidannya ( Madu )

Nah sekarang kira-kira habis berapa itu untuk belanja menu sarapan ? Teh tidak kuhitung ya, dan menu ini cukup untuk 4 orang. Ini catatanku :

Ca Brokoli   ( Brokoli Rp.6000,- + Wortel Rp.1000,- + Bawang dll Rp.1000,- ) = Rp. 8000,-
Tempe Goreng  ( Tempe Rp.2500,- + Bumbu Rp.500,-)                                      = Rp. 3000,-
Telur Dadar  ( Telur 2 buah Rp. 2800,- + Bumbu Rp.500,-)                                 = Rp. 3300,- +
Jumlah   = Rp. 14.300,-

Nah murah bukan ? Bayangkan, biaya perorang hanya Rp. 3500,- an . Sudah murah, bergizi dan dijamin bersih sehat. Menu ini juga bisa dikreasikan suka-suka kita aja. Ca brokoli mau ditambah sosis, atau potongan ayam boleh. Telur dadar mau diberi potongan bawang merah, bawang putih, tomat, jadi semacam omelet, boleh. 

Ayo mommies, siapkan sarapan sendiri. Ingat, kualitas bangsa ini di tangan kita lho...hahaha...lebay ya. But that's the fact dear. Aku ini buktinya. Sampai sudah punya anak satu, jarang sekali sakit, apalagi maag, nyaris tidak pernah. Tau sebabnya ? Karena ibuku tersayang dulu selalu bawel untuk teriak-teriak agar anaknya makan pagi. Thank's mom, I love you so much. Beda banget dengan suami yg maag nya kronis. Karena sejak kecil sarapan tidak teratur. Nah sekarang giliran aku yang jadi nyah bawel....super sadis kalau pada nggak mau sarapan. Prinsipku, jangan berani melangkah keluar rumah jika belum sarapan. Hahaha...



Minggu, 21 September 2014

CARA AGAR RAMBUT TEBAL HITAM INDAH

Dear readers, waktu dulu aku hamil, seorang teman memberi saran agar bayi punya rambut hitam, tebal dan bagus. Caranya ternyata gampang banget dan murah. Wow..mau dong, siapa yang nggak mau punya rambut bagus, ya nggak, ya nggak? Apalagi untuk buah hati tersayang. 
Kata teman tadi, aku WAJIB minum AIR KACANG HIJAU setiap pagi. Harus air kacang hijau asli, tidak boleh beli kemasan jadi seperti air kacang hijau kemasan yang banyak dijual di supermarket. Jadilah setiap pagi aku membuat air kacang hijau. Caranya mudah kok. Begini :

  1. Siapkan satu genggam kacang hijau.
  2. Cuci bersih-bersih lalu tiriskan
  3. Rendam kacang hijau dalam satu mangkuk air matang
  4. Rendam sampai kacang hijau mengembang, kira-kira 2 jam 
  5. Setelah mengembang, masukkan panci bersama air rendaman
  6. Tambahkan 2 gelas air matang dan potongan daun pandan
  7. Rebus kacang hijau dan air, sampai kacang hijau lunak, merekah
  8. Minum setelah agak dingin, boleh tambahkan gula sedikit agar ada rasa
  9. Kalau tidak suka dengan butiran kacangnya, saring dan minum airnya
  10. Atau blender halus. 
Kacang Hijau

Lakukan setiap hari selama hamil. Dan hasilnya...wow...selama hamil, rambutku sama sekali tidak rontok, menghitam dan tebal berkilau. Dan waktu baby ku lahir...aduuuuh...rambutnya tebal dan hitaaaam banget. Keren ya ? Satu cara, dua manfaat tercapai, baby dan maminya sama-sama berambut bagus.

Oh ya, hati-hati dengan rambut adik bayi ya. Waktu acara potong rambut, jangan digundul. Tapi potong sedikit saja. Soalnya gara-gara digundul, nurut mertua sesuai adat Jawa, aduuuuh....numbuh laginya bedaaaa banget, kasar, agak kemerahan. Huuuh ! Penyesalan seumur hidup. Untung berkat perawatan sedikit demi sedikit bisa pulih. Tapi tetap nggak bisa sebagus dulu. 

Omong-omong, tips ini pernah kukirimkan ke majalah Femina, waktu ada lomba Tips Kecantikan. Dan menang lho, juara 3. Hadiahnya satu set kosmetik The Body Shop...hahaha....nggak nyangka ya. Oh ya jangan tanya aku ya, mengandung apa kacang hijau kok bisa bikin rambut bagus, aku cuma bagi pengalaman saja. Tapi kalau mau tahu apa saja kandungan kacang hijau, coba tengok di Kacang Hijau . Okey, readers, selamat mencoba resep ampuhku. 


Rabu, 23 Juli 2014

Sayonara Ibu


Rabu, 16 Juli 2014


Jam 03.00 terbangun untuk sahur. Tiba-tiba hp berdering, lalu mati. Jantung berdegup kencang. Kulihat nomer pemanggil, kakakku ! Ada sms menyusul masuk. "Cepat datang, Ibu sudah dipanggil Tuhan". Kabar yg paling tidak kuingin dengar selama ini.

Meski tahu ibu sudah semingguan menanggung derita penyakitnya. Tapi hati rasanya tidak pernah rela melepasnya. Tiap kali sholat, derai air mata selalu tak terbendung. "Allah, ambillah derita ibuku, kehendakMulah yg terbaik. Tapi jika kau ijinkan, berikan kami sedikit lagi waktu untuk bersamanya, masih terlalu sedikit yg kulakukan untuk beliau".

Kerelaanku baru separuh ada.

Namun Allah rupanya terlalu sayang pada ibu. Ia memilih untuk mengajak Ibu ke haribaanNya, ketimbang menanggung sakit dan derita.

Aku ikhlas bu, pun aku tak tega lihat deritamu. Selang2 alat bantu kehidupan itu tentu sangat menyakitkan bagimu.

Aku ikhlas bu, meskipun sejuta tetes air mata takkan cukup untuk menggambarkan kesedihanku.

Pergilah bu, bahagialah di sorga. Maafkan segala dosa kami, anak-anakmu ini.

Pergilah bu, temuilah bapak yg sudah menunggumu. Salam rinduku selalu buat bapak dan ibu.